Melacak Mens Rea Dalam Penyebaran Berita Bohong Melalui WhatsApp Group: Mengenal Sekilas Psikolinguistik Dalam Hukum Pidana

Penulis

  • Rocky Marbun Fakultas Hukum Universitas Pancasila
  • Maisha Ariani Fakultas Hukum Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.51370/jhpk.v3i2.85

Kata Kunci:

Mens Rea, Berita Bohong, Media Sosial, Pidana

Abstrak

Artikel ini akan menjelaskan mengenai kemuncullan suatu mens rea dalam penyebaran suatu berita yang dijustifikasi sebagai suatu berita bohong (hoax) melalui media sosial, sehingga dipandang sebagai suatu perbuatan (tindak) pidana yang memanfaatkan instrumen elektronik. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah suatu penyampaian informasi mengenai adanya kontainer yang berisikan surat suara Pemilu yang telah dicoblos secara sepihak melalui Whatsapp Group (WAG) milik Lembaga Organisasi Masyarakat GNPP Provinsi Banten yang kemudian tersebar ke berbagai media sosial lainnya. Adapun, Putusan Pengadilan Negeri Nomor 344/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Pst dan Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 324/PID.SUS/2019/PT.DKI telah menyatakan Terdakwa terbukti bersalah menyebarkan berita tidak pasti dan tidak benar dengan menjatuhkan vonis pidana penjara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif melalui data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan dengan pendekatan konseptual, pendekatan undang-undang, dan pendekatan kasus. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan transformasi aliran informasi dari yang bersifat privat dan tertutup menjadi terbuka dan tersebar yang dilandaskan kepada kesadaran diri dari penutur informasi tersebut. Sehingga, perubahan instrumen komunikasi mulai dari WAG GNPP Provinsi Banten yang bersifat tertutup menjadi media sosial lainnya, dengan mengacu kepada kompetensi linguistik, tidak menunjukan adanya konkretisasi mens rea dalam perbuatan tersebut menjadi suatu perbuatan pidana.

Referensi

Buku:

Aditiawarman, Mac, et.all, Hoax dan Hate Speech di Dunia Maya, Lembaga Kajian Aset Budaya Indonesia Tonggak Tuo, 2019.

Dharma, Ida Bagus Surya, et.all, Klinik Hukum Pidana Komponen Persiapan dan Praktek, Bali: Udayana University Press, 2016.

Janner, Simarmata, et.all, Hoaks dan Media sosial: Saring Sebelum Sharing, Medan: Yayasan Kita Menulis, 2019.

Munir, Nudirman, Pengantar Hukum Telematika Indonesia, Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Pancasila, 2021.

Rusianto, Agus, Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana, Jakarta: Kencana, 2016.

Silalahi, Tomson Sabungan, Pemuda Millennial, Sukabumi: CV Jejak, 2019.

Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Press. 2003.

Sumaryono, E., Hermeneutik. Sebuah Metode Filsafat, Yogyakarta: Kanisius, 2017.

Syamsu, Muhammad Ainul, Penjatuhan Pidana & Dua Prinsip Dasar Hukum Pidana, Jakarta: Prenada Media Group, 2016.

Tarigan, Hendy Guntur, Psikolinguistik, Bandung: Angkasa, 2009.

Wahyuni, Fitri, Dasar-Dasar Hukum Pidana di Indonesia, Tangerang: PT. Nusantara Persada Utama, 2017.

Yamin dan Utji Sri Wulan Wuryandari. Nukilan Metode penelitian Hukum. Jakarta.

Artikel:

Atmaja, A.P. Edi, Kedaulatan Negara di Ruang-maya: Kritik UU ITE dalam Pemikiran Satjipto Rahardjo, Jurnal Opinion Juris, Vol. 16, Mei-September 2014.

Cahyono, Anang Sugeng, Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia, Jurnal Publiciana, Vol. 9, No.1, 2016.

Firmansyah, Ricky, Web Klarifikasi Berita untuk Meminimalisir Penyebaran Berita Hoax, Jurnal Informatika, Vol. 4, No. 2, 2017.

Fitriani, Yuni, dan Roida Pakpahan, Analisa Penyalahgunaan Media Sosial untuk Penyebaran Cybercrime di Dunia Maya atau Cyberspace, Jurnal Humaniora, Vol. 20, No. 1, 2020.

Herawati, Dewi Maria, Penyebaran Hoax dan Hate Speech sebagai Representasi Kebebasan Berpendapat, Promedia. Vol. II, No. 2, 2016.

Hidayati, Nur, Ahmad Syaikhu, dan Devita Cahyani Nugraheny, Pemanfaatan WhatsApp Sebagai Media Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III, SEMNARA 2021.

Juditha, Christiany, Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya, Jurnal Pekommas, Vol. 3 No. 1, 2018.

Laowo, Yonathan Sebastian, Analisis Hukum tentang Penyebaran Berita Bohong (Hoax) menurut UU No. 11 Tahun 2008 jo UU No. 19 Tahun 2016, Jurnal Education and development, Vol. 8, No. 1, 2020.

Latupeirissa, Julianus Edwin, et.all, Penyebaran Berita Bohong (HOAX) Pada Masa Pandemi Covid-19 dan Upaya Penanggulangannya di Provinsi Maluku, Jurnal Belo, Vol. 6, No. 2, Februari 2021-Juli 2021.

Mezak, Meray Hendrik, Jenis, Metode dan Pendekatan dalam Penelitian hukum. Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan. Vol V. No. 3. 2006.

Ngafifi, Muhammad, Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia dalam Perspektif Sosial Budaya, Jurnal Pembangunan Pendidikan, Vol. 2, No. 1, 2014.

Rahadi, Dedi Rianto, Perilaku Pengguna dan Informasi Hoax di Media Sosial, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 5, No. 1, 2017.

Rahadi, Dedi Rianto, Perilaku Pengguna dan Informasi Hoax di Media Sosial, Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas Presiden, Vol. 5, No. 1, 2017.

Rasidin, Mhd., et.all, Peran Pemerintah dalam Mencegah Penyebaran Hoaks tentang Pemilu 2019 di Media Sosial, Jurnal Media dan Komunikasi, Vol. 3, No. 2.

Sari, Nani Widya, Kejahatan Cyber Dalam Perkembangan Teknologi Informasi Berbasis Komputer, Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, Vol. 5, No. 2, Desember 2018.

Swarbhawa, Gede Oka, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, dan Ni Made Sukaryati Karma, Sanksi Pidana Terhadap Pembuat Striker WhatsApp Yang Menyerang Personal Seseorang, Jurnal Preferensi Hukum, Vol. 3, No. 1, 20221.

Internet:

“Definisi Hoax”, Sumber: https://www.oxfordlearnersdictionaries.com/definition/, diakses pada 30 November 2022.

“Masyarakat Minim Literasi Dinilai Jadi Penyebab Marak Hoaks di Medsos”, Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/masyarakat-minim-literasi-dinilai-jadi-penyebab-marak-hoaks-di-medsos.html, diakses pada 30 November 2022.

Undang-Undang:

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Diterbitkan

2022-11-30
Abstrak viewed = 143 times