Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik: Studi Perbandingan Indonesia dan Korea Selatan

Penulis

  • Hasbullah Fakultas Hukum Universitas Pancasila
  • Jung Chang Hee Fakultas Hukum Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.51370/jhpk.v3i2.81

Kata Kunci:

Pencemaran Nama Baik, Korea Selatan, Indonesia

Abstrak

Artikel ini akan menjelaskan akan menjelaskan mengenai perbedaan dan persamaan pengaturan terhadap Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik yang dilakukan melalui media sosial berbasis elektronik antara Indonesia dengan Korea Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh bahan-bahan hukum sebagai pembaharuan hukum pidana yang berkaitan dengan kebijakan legislasi tentang Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik melalui media sosial. Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian dibatasi dengan pertanyaan Bagaimanakah perbedaan yang paling mendasar berkaitan dengan pengaturan mengenai tindak pidana pencemaran nama baik, khususnya yang dilakukan melalui media sosial elektronik, antara Indonesia dengan Korea Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder melalui studi kepustakaan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual, pendekatan undang-undang, dan pendekatan perbandingan. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaturan baik dari sisi jenis delik, unsur-unsur, maupun pendefinisian. Dalam sistem hukum pidana di Korea Selatan, menggunakan dua jenis delik, yaitu Delik Aduan dan Delik Biasa. Sedangkan, di Indonesia, hanya menggunakan Delik Aduan. Keunikan di Korea Selatan, yang membedakannya dengan Indonesia, walaupun merupakan Delik Biasa, namun dapat dihentikan apabila korban menghendaki. Bahkan, terhadap Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik melalui media elektronik di Korea Selatan, dapat dilakukan pengajuan penuntutan oleh Pihak Ketiga. Bahkan, pada pasal tertentu menyiratkan adanya dominasi korban agar penuntutan dilakukan sebagaimana dikehendaki oleh korban.

Referensi

Adji, Oemar Seno, Perkembangan Delik Pers Di Indonesia (Jakarta: Erlangga, 1990)

Arief, Barda Nawawi, Tindak Pidana Mayantara (Jakarta: Rajawali Press, 2006)

Cahyono, Anang Sugeng, ‘Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Di Indonesia’, Jurnal Publiciana, 9.1 (2016), 140–57 <https://doi.org/https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.79>

Geun, Jung Seong, and Jung Jun Seob, Pengantar Pelajaran Hukum Pidana (Seoul: Parkyoungsa, 2019)

Geun, Oh Young, Ilmu Hukum Pidana (Seoul: Kimyoungsa, 2021)

Hakim, Lukman, Asas-Asas Hukum Pidana:Buku Ajar Bagi Mahasiswa (Yogyakarta: Budi Utama, 2020)

Ho, Hong Seong, Studi Rencana Perbaikan Pertanggungjawaban Secara Perdata Dan Pidana Tentang Pencemaran Nama Baik Di Dunia Maya (Seoul: Kyung Hee University, 2017)

Hun, Han Sang, and An Seong Jo, Pengantar Hukum Pidana (Paju: Jungdok, 2020)

Jayananda, I Made Vidi, I Nyoman Gede Sugiartha, and I Made Minggu Widyantara, ‘Analisis Tentang Pencemaran Nama Baik Dan Penyalahgunaan Hak Kebebasan Berpendapat Di Media Sosial’, Jurnal Analogi Hukum, 3.2 (2021), 261–65 <https://doi.org/https://doi.org/10.22225/ah.3.2.2021.261-265>

Lamintang, PAF, Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia (Jakarta: Sinar Grafika, 2014)

Man, Kim Hyung, Pengantar Hukum Pidana (Seoul: Parkyoungsa, 2021)

Mandagie, Anselmus S.J., ‘Proses Hukum Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilakukan Oleh Anak Dibawah Umur Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak’, Lex Crimen, IX.2 (2020), 12–26

Marzuki, Peter Mahmud, Penelitian Hukum (Jakarta: Rajawali Press, 2005)

Moeljatno, Asas-Asas Hukum Pidana (Jakarta: Rineka Cipta, 2015)

Online, Yeonhap News, ‘Tindak Pidana Kejahatan Flame War Telah Mencapai 75.000 Kasus Selama 5 Tahun, Tetapi Yang Masuk Penjara Hanya 0.06%’, Yeonhap News Online, 2021

Prasetyo, Yogi, ‘Hati-Hati Ancaman Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Di Media Sosial Dalam Undang-Undang Informasi Dan Transaksi’, Jurnal Legislasi Indonesia, 18.4 (2021), 502–13 <https://doi.org/10.7146/nys.v22i22.13385>

Prodjodikoro, Wirjono, Asas-Asas Hukum Pidana Indonesia (Bandung: Refika Aditama, 2014)

Putri, Septavela Gusti, Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik (Jember: Fakultas Hukum Universitas Jember, 2018)

Rochman, Saepul, Haerul Akmal, and Yaffi Jananta Andriansyah, ‘Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial: Perbandingan Hukum Pidana Positif Dan Pidana Islam’, DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum, 19.1 (2021), 32–42 <https://doi.org/10.35905/diktum.v19i1.2080>

Sadya, Sarnita, ‘Pencemaran Nama Baik, Pasal UU ITE Yang Banyak Dipakai Pada 2021’, DataIndonesia, 2022 <https://dataindonesia.id/ragam/detail/pencemaran-nama-baik-pasal-uu-ite-yang-banyak-dipakai-pada-2021> [accessed 16 November 2022]

Saleh, Roeslan, Pikiran-Pikiran Tentang Pertanggungjawaban Pidana (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1982)

Sang, Lee Jae, Jang Young Min, and Kang Dong Bum, Diskusi Tindak Pidana (Seoul: Kimyoungsa, 2016)

Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif Tinjauan Singkat (Jakarta: Rajawali Press, 2006)

Sudarto, Hukum Dan Hukum Pidana (Bandung: Alumni, 1986)

Tempo.co, ‘Ada Ribuan Laporan UU ITE, SAFEnet: Polisi Sibuk Urusi Pencemaran Nama Baik’, Metro Tempo, 2022 <https://nasional.tempo.co/read/1438925/ada-ribuan-laporan-uu-ite-safenet-polisi-sibuk-urusi-pencemaran-nama-baik> [accessed 16 November 2022]

Ung, Lim, Diskusi Hukum Pidana (Seoul: Bubmoonsa, 2015)

Referensi di akhir naskah harus ditulis dalam APA (American Psychological Association) Citation Style. Mengutip hanya item yang telah Anda baca dan dengan catatan kaki. Semua publikasi yang dikutip dalam teks harus dimasukkan sebagai daftar Bibliografi, disusun berdasarkan abjad oleh penulis.

Books with an author:

Ali, A. (2012). Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialprudence) Termasuk Interpretasi Undang-Undang (Legisprudence). Jakarta: Kencana.

Books with an editor:

Irianto, S. (ed). (2009). Hukum Yang Bergerak; Tinjauan Antropologi Hukum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Journal articles:

Poisto, A. & Alavi, H. (2016). Abuse of Dominant Market Position by Predatory Pricing; The Valio Case. Hasanuddin Law Review, 2(1), 24-37. doi: http://dx.doi.org/10. 20956/halrev.v1n1.212

Afriansyah, A. (2015). “Foreigners Land Rights Regulations: Indonesia’s Practice”. Jurnal Mimbar Hukum, 27(1): 98-116.

World Wide Web:

“KAI Pecah, Indra Sahnun Lubis Digulingkan”, Sumber [Online]: http://www.beritasatu.com/hukum/179681-kai-pecah-indra-sahnun-lubis-digulingkan.html, diakses pada tanggal 21 Juli 2015.

Catatan kaki

Footnotes and Bibliography should be written in APA (American Psychological Association) Citation Style. Please use Reference Manager Applications like EndNote, Mendeley, Zotero, etc. Bibliography citations are provided in footnotes with format:

Books:

Menski, W. (2000). Comparative Law in a Global Context, The Legal Systems of Asia and Africa. London: Platinum Publishing Ltd, h. 16.

Section from a book:

Hiariej, E.O.S. “Pemilukada Kini dan Masa Datang Perspektif Hukum Pidana” on Achmad D. Haryadi (ed). (2012). Demokrasi Lokal: Evaluasi Pemilukada di Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press, h.182.

Journal articles:

Afriansyah, A. (2015). “Foreigners Land Rights Regulations: Indonesia’s Practice”. Jurnal Mimbar Hukum, 27(1): 98

Diterbitkan

2022-11-30
Abstrak viewed = 169 times