Analisis Bentuk Pemolisian dalam Menangani Kasus Balapan Liar yang Dilakukan Remaja di Jakarta Selatan

Penulis

  • Abdur Rozak Universitas Budi Luhur
  • Klaudia Sisilia Yehizkia Adriaansz Universitas Budi Luhur
  • Gita Nur Samalia Universitas Budi Luhur
  • Muhammad Dzulfiqar Dhaifullah Universitas Budi Luhur
  • Rista Azimatul Musyayadah Universitas Budi Luhur
  • Khresno Ayrton Byanda Zhorif Universitas Budi Luhur
  • Riwa Vanisa Universitas Budi Luhur
  • Raul Dafa Prayoga Universitas Budi Luhur

DOI:

https://doi.org/10.51370/jhpk.v4i2.104

Kata Kunci:

Pemolisian, Kenakalan Remaja, Balap Liar

Abstrak

Artikel ini akan menjelaskan mengenai berbagai bentuk pemolisian yang diterapkan untuk menangani kasus balapan liar yang dilakukan oleh remaja di wilayah Jakarta Selatan. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai Tindakan penegakan hukum yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian setempat dan instansi non-formal. Melalui studi kepustakaan dan Teknik pengumpulan data seperti analisis dokumen, observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menggambarkan beragam Upaya pemolisian yang dilakukan untuk mengurangi praktik balap liar yang mengancam keselamatan masyarakat dan pelaku sendiri. Tindakan pencegahan termasuk patrol, Razia, penertiban lalu lintas, dan penyelenggaraan kompetensi balap resmi sebagai alternatif legal bagi pecinta balap motor. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil menurunkan praktik balapan liar dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Pihak keamanan setempat juga melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk mendapatkan dukungan dalam Upaya mengurangi praktik balapan liar. Kesadaran kolektif tentang bahaya balapan liar ditingkatkan, dan kerja sama antara pihak kepolisian, keamanan setempat, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menangani fenomena ini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya upaya kolaboratif dalam menangani masalah sosial di wilayah Jakarta Selatan dan menggarisbawahi peran pemolisian serta peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketemtra,am di wilayah tersebut. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan bagi perencanaan kebijakan public yang lebih efektif dalam menangani praktik balapan liar dan masalah keamanan di perkotaan.

Referensi

Auliasari dan Lukitasari. (2022). Penanggulangan Pelanggaran Lalu Lintas Balap Liar Melalui Patroli Lalu Lintas oleh Kepolisian Resor Magetan. Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan. 11(2), 177-185. doi: https://doi.org/10.20961/recidive.v11i2.67451.

Chryshnanda D. L. (2020). Model Pemolisian Untuk Mewujudkan Dan Memelihara Keamanan, Rasa Aman Serta Keselamatan Dalam Masyarakat Perkotaan. Jurnal Polisi Indonesia.

Dewi, N. P. K., dkk. (2022). Implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Terhadap Penegakan Hukum Pelaku Balapan Liar di Kabupaten Jembrana. Jurnal Komunitas Yustisia, 5(2), 383-393. doi: https://doi.org/10.23887/jatayu.v5i2.51631.

Farel dan Sumbogo. (2022). Analisis Differential Association Theory Terhadap Proses Remaja Menjadi Pelaku Balap Liar di Pondok Indah Jakarta Selatan. Anomie: Jurnal Kriminologi, 4(3), 150-162.

Fatimah, S., & Umuri, M. T. (2014). Faktor-faktor Penyebab Kenakalan Remaja di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Citizenship, 4(1), 87-95.

Ibrahim, N., dkk. (2015). Personality, High-Risk Activities and Aggressive Behaviour among Illegal Street Racers. Mediterranean Journal of Social Sciences. 6(5), 527-433. doi: 10.5901/mjss.2015.v6n5s1p527.

Kusnandar, V. B. (2022). Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat, Capai 94 Ribu Kasus Sampai September 2022. Dipetik dari databoks.katadata.co.id: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/11/22/kecelakaan-lalu-lintas-meningkat-capai-94-ribu-kasus-sampai-september-2022 diakses pada tanggal 7 Oktober 2023

Lubis, A. M., & Harahap, S. M. (2022). Larangan Balap Liar di Kota Padangsidimpuan. Jurnal El-Thawalib, 3(1), 53-64. doi: https://doi.org/10.24952/el-thawalib.v3i1.5084

Nilamsari, N. (2014). Memahami Studi Dokumen Dalam Penelitian Kualitatif. Wacana Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi.

Rosanti dan Fuad. (2015). Budaya Hukum Balap Liar di Ibukota. Lex Jurnalica, 12(1), 65-78. doi: https://doi.org/10.47007/lj.v12i1.1346.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Syafri dan Rinaldi. (2023) Pemberian Sanksi Terhadap Pelaku Balap Liar (Studi Kasus Balap Liar di Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 2(2). 101-106. ISSN 2964-0962.

WiraSena, I. G., & Arta, I. K. (2021). Implikasi Yuridis Kenakalan Remaja Dalam Dunia Balap Liar. Kertha Widya Jurnal Hukum, 9(2), 60-66.

Wulandari, D. (2018). Peranan Kepolisian dalam Penanggulangan Balapan Liar Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Studi Kasus di Polres Bone). Jurnal Al-Dustur, 1(1), 108-120. doi: 10.30863/jad.v1i1.353.

Yulia, N. P. R. (2014). Kajian Kriminologi Kenakalan Anak dalam Fenomena Balapan Liar di Wilayah Hukum Polres Buleleng. Jurnal Magister Hukum Udayana. 3(3), 395-410. doi:10.24843/JMHU.2014.v03.i03.p04.

Diterbitkan

2023-10-30
Abstrak viewed = 305 times